Black Oholic Zone

Kamis, 15 April 2010

Black Oholic Zone


Anda mungkin seringkali mendengar istilah-istilah Hacker, Cracker, Carder, Preaker, Coder, Defacer dan lain-lain. dalam asumsi kita orang kebanyakan Hacker ialah Orang yang identik dengan Pelaku Kejahatan Dunia Maya atau istilah kerenya Cyber Crime (ternyata dunia tidak hanya ada Dunia Fana dan Dunia Akherat ya..:P ) mereka di identifikasikan dengan komunitas underground internet, yang nongkrong di chat room Dalnet-IRC atau lebih kita kenal Mirc. kalo dalam bahasa saya mereka adalah BlackOholicZone of internet. loh..? kok kaya komunitas djarum Black.. hehe.. saya artikan disini BlackOholicZone of internet karena mereka mempunyai warna kebangsaan yaitu hitam (Black). bukti : kunjungilah forum-forum mereka, sebagian atau mungkin dari semua forum itu dominasi warnya adalah Black. so.. BlackOholicZone kan..?

Nah.. kalo kita denger kata Hacker, Craker, Coder, Defacer, dll. kita sebagai generasi modern ada baiknya kita jangan ikut-ikutan asumsi orang-orang generasi baheula,dengan membayangkan sesuatu yang serem-serem aja. coz mereka juga punya sisi baik. mereka mendedikasikan kemampuan mereka untuk kemajuan ilmu pengetahuan khususnya "Internet". semangat mereka adalah semangat belajar, semangat Open source, ada baiknya kita liat definisi Hacker ini secara Universal bukan parsial. maksudnya apasiiihh... gak ngerti deehhh.. :P wuaaahh.. capee dweehh.. maksudnya gini loh kalo kita pengen tau apa hacker? kenali mereka, gabung ke forum mereka nah baru deh tau tuh kalo kegiatan mereka tidak hanya merusak, mereka juga merancang program, mengembangkan, dan memperbaiki program, tentunya program yang mempunya manfaat untuk orang. salah satu contoh Anti Virus, kita pasti merasakan manfaat dari anti virus bukan. nah loh.. jadi hacker itu jahat atau tidak? aku sih gak bisa bilang mereka jahat atau bilang mereka baik, coz proses menjadi hacker itu menurut saya proses yang panjang, dari mereka mulai belajar (putih=belum jahat), coba-coba (abu-abu=mencoba pengetahuan yang mereka dapat dngan mendeface, cracking, preaking, making virus, dan kegiatan-kegiatan abu-abu lainya), kemudian setelah tahap itu mereka menjadi hitam ( suka mendeface, melakukan aktifitas craking, menyusupi server orang, dll. tahap inilah mereka di uji. apakah semangat belajar mereka masih lanjut atau terhenti sampai di sini. kalo mereka lanjut mereka berada pada tahap hacker sejati, sebagai pencipta program, pengembang program, administrator jaringan, admin web, konsultan IT dan jabatan-jabatan lain untuk pekerjaan IT tingkat tinggi. supaya lebih jelas kita baca aja deh definisi Hacer versi Wikipedia ya :


Hacker (Computing)

In computing, a hacker is a person in one of several distinct (but not completely disjoint) communities and subcultures:



* People committed to circumvention of computer security. This primarily concerns unauthorized remote computer break-ins via a communication networks such as the Internet (Black hats), but also includes those who debug or fix security problems (White hats), and the morally ambiguous Grey hats. See "Hacker (computer security)".
* A community of enthusiast computer programmers and systems designers, originated in the 1960s around the Massachusetts Institute of Technology (MIT)'s Tech Model Railroad Club (TMRC) and MIT Artificial Intelligence Laboratory.[2] This community is notable for launching the free software movement. The World Wide Web and the Internet itself are also hacker artifacts.[3] The Request for Comments RFC 1392 amplifies this meaning as "[a] person who delights in having an intimate understanding of the internal workings of a system, computers and computer networks in particular." See "Hacker (programmer subculture)".
* The hobbyist home computing community, focusing on hardware in the late 1970s (e.g. the Homebrew Computer Club[4]) and on software (computer games,[5] software cracking, the demoscene) in the 1980s/1990s. The community included Steve Jobs, Steve Wozniak and Bill Gates and created the personal computing industry.[6] See "Hacker (hobbyist)".



Today, mainstream usage mostly refers to computer criminals, due to the mass media usage of the word since the 1980s. This includes script kiddies, people breaking into computers using programs written by others, with very little knowledge about the way they work. This usage has become so predominant that a large segment of the general public is unaware that different meanings exist. While the use of the word by hobbyist hackers is acknowledged by all three kinds of hackers, and the computer security hackers accept all uses of the word, free software hackers consider the computer intrusion related usage incorrect, and refer to security breakers as "crackers" (analogous to a safecracker).

atau definisi hacker secara simpel adalah orang yang mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti perangkat lunak komputer dan perangkat keras komputer seperti program komputer, administrasi dan hal-hal lainnya, terutama keamanan.

Sejarah

Terminologi hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata bahasa Inggris "hacker" pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik daripada yang telah dirancang bersama.

Kemudian pada tahun 1983, istilah hacker mulai berkonotasi negatif. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee, Amerika Serikat. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Satu dari pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.

Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang menyebut-nyebut diri sebagai hacker, padahal bukan. Mereka ini (terutama para pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan mengakali telepon (phreaking). hacker sejati menyebut orang-orang ini cracker dan tidak suka bergaul dengan mereka. hacker sejati memandang cracker sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi hacker.

Para Hacker mengadakan pertemuan tahunan, yaitu setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktivitas hacker.

hacker memiliki konotasi negatif karena kesalahpahaman masyarakat akan perbedaan istilah tentang hacker dan cracker. Banyak orang memahami bahwa hackerlah yang mengakibatkan kerugian pihak tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs web (defacing), menyisipkan kode-kode virus, dan lain-lain, padahal mereka adalah cracker. Cracker-lah menggunakan celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk menyusup dan merusak suatu sistem. Atas alasan ini biasanya para hacker dipahami dibagi menjadi dua golongan: White Hat Hackers, yakni hacker yang sebenarnya dan cracker yang sering disebut dengan istilah Black Hat Hackers.

selain definisi di atas kita baca juga Manifesto dan kode etik yang menjadi patokan bagi hacker di seluruh dunia. Manifesto hacker dibuat oleh
seorang hacker yang menggunakan nickname The Mentor dan pertama kali dimuat pada majalah Phrack (volume 1 / issue 7 / 25 September 1986) :

Manifesto Hacker
by The Mentor, 1986

Inilah dunia kami... dunia elektron dan switch, beaty of the baud. kalian menyebut kami penjahat... karena kami menggunakan layanan yang sudah ada tanpa membayar, padahal layanan itu seharusnya sangat murah jika tidak dikuasai oleh orang-orang rakus.
Kami kalian sebut penjahat... karena kami gemar menjelajah.
Kami kalian sebut penjahat... karena kami mengejar ilmu pengetahuan.
Kami ada tanpa warna kulit, tanpa kebangsaan, tanpa bias agama...
tapi bagi kalian kami penjahat.
Kami adalah penjahat... sedangkan kalianlah yang membuat bom nuklir, mengobarkan peperangan, membunuh, berbuat curang, berbohong, dan berusaha membuat kami percaya bahwa itu semua demi kebaikan kami.

Ya, aku adalah penjahat. Kejahatanku adalah keingintahuanku. Kejahatanku adalah menilai orang berdasarkan perkataan dan pikiran mereka, dan bukan berdasarkan penampilan mereka. Kejahatanku adalah menjadi lebih pintar dari kalian, sebuah dosa yang tak akan bisa kalian ampuni.

Aku adalah hacker, dan inilah manifestoku.
kau bisa menghentikan satu, tapi kau tak bisa menghentikan semuanya...
Bagaimanapun juga, kami semua sama. (The Mentor,1986)


nah.. sudah ada pemahaman tentang mereka kan..?? mau tetep belajar jadi hacker??

tunggu postingan lanjutannya ya.. hue...hue..